EDELWEIS DI GERBANG UTAMA
Tetaplah menjadi orang baik dan berbuat baik. Jika esok atau lusa kau akan berjodoh, maka kamu akan beruntung menemukan orang baik dan/atau ditemukan oleh orang baik.
— aka Saravina.
Itulah sepenggal kata dari seorang motivator terbaik sepanjang masa yang pernah aku dengar. Sebuah kata yang terngiang-ngiang di alam fikiran dan sanubari, membuat pematik dalam motor bakar dalam diri agar tetap menjadi individu yang terus menebar kebaikan di setiap harinya, kepada seluruh mahluk dibumi baik itu manusia, hewan, tumbuhan bahkan terhadap mahluk yang tidak bisa kita lihat sekalipun.
Hidup harus tetap hidup, bahkan disaat kamu merasakan tanda-tanda kematian. Artinya, kamu sangat sering mengalami dan melihat tanda-tanda kematian didunia ini. Pernah mendengar dalam sebuah pengeras suara masjid, yaitu: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati” dan disitulah aku merasakan kebenaran dari sepenggal kata-kata tersebut, bahwa setiap mahluk baik itu manusia, hewan, tumbuhan bahkan mahluk yang tidak bisa kita lihat sekalipun akan mengalami kematiannya. Setelah aku coba mencari sepenggal kata yang aku dengar di pengeras suara mesjid itu, apakah itu hanya ucapan dari seseorang motivator juga atau memang ada landasan khusus yang mendasari kata-kata tersebut, hingga kata-kata tersebut bisa membuat bulu kudukku merinding seketika. Aku coba mencari dan menanyakan kepada seorang bapak tua yang meraka bilang “Imam Masjid” akan tetapi nama di KTP-nya bukan Imam, melainkan Muhammad Abdul aziz, setelah aku tanyakan darimana asal muasal kata tersebut. Maka, dia menunjukan sebuah buku/sebuah kitab suci yang amat sangat di agungkan oleh Agama Islam, kitab itu bernama Al-Qur’an atau Qur’an (bahasa Arab: القرآن, translit.al-Qurʾān, har. ‘bacaan’; /kɔːrˈɑːn/[a]kor-ahn), atau Alquran dan Quran dalam bentuk baku Ejaan bahasa Indonesia, adalah sebuah kitab suci utama dalam agama Islam, yang umat Muslim percaya bahwa kitab ini diturunkan oleh Tuhan, (bahasa Arab: الله, yakni Allah) kepada Nabi Muhammad.[5] Kitab ini terbagi ke dalam beberapa surah (bab) dan setiap surahnya terbagi ke dalam beberapa ayat. Nah, surat dan ayat yang di tunjukan beliau yaitu:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.”
QS. Ali Imran: 185
Dari bahasan diatas semoga memberikan pemahaman yang jelas, itu juga juga yang menjadi alasan aku memberikan Tagline: AKU MULAI MERASAKAN KEHIDUPAN, DISAAT AKU MENDEKATI KEMATIAN. Artinya, seluruh mahluk hidup di setiap tarikan nafas dan tiap hitungan detiknya bukan bertambah umur, melainkan mengurangi umur dan mendekati kematiannya. Terlepas dari hal kematian, kita pasti ingin mengisi hidup kita dengan hal-hal yang seru dan bermanfaat, maka dari itu tulisan-tulisanku ini ditulis dan semoga memberikan sedikit ilmu dan manfaat untuk kamu yang membacanya. aamiin